About HaDi Art Platform

With the rapid advancement of technology and the increasing role of millennials in all aspects of life, a virtual gallery on a digital platform is seen as a necessity in the art world. This inevitability of digitalization is also advanced by the Coronavirus pandemic that hit globally in 2020. 

It all started with a mere hobby that turned into a passion for Irawan Hadikusumo, the founder of HaDi Art Platform. Seeing the need for digitalization, Irawan rebranded Hadi Gallery, an art gallery established on July 14, 2018, to HaDi Art Platform. This art lover, with a keen interest in Indonesian contemporary art, is also the co-founder of Visma Art Gallery, which was founded in 2015 in Surabaya. Irawan also channels his passion for art by building Komunitas Pararupa alongside Rully Anwar. As a non-profit organization, Komunitas Pararupa focuses on contemporary art education, bringing awareness to contemporary art through free art talks, workshops, and webinars since 2010. Irawan believes that he is not alone in his journey through the art world as he is supported by Seneca, who always reminds him that “Luck is what happens when preparation meets opportunity”. 

HaDi Art Platform operates on the principle of always respecting the creative process of art. The ending product, in the form of visuals, is a result of this creation process; instead of the other way around, like the principle of art markets. 

VISION:

As a platform to foster Indonesian art.

MISSION:

  • To take an active part in the advancement of Indonesian contemporary art.

  • To become the information hub and a platform for art discourse. 

Tentang HaDi Art Platform

Digital platform yang berwujud virtual gallery adalah suatu keniscayaan. Itulah yang terbesit dari kami seiring dengan kemajuan teknologi berbasis internet dan mulai berperannya generasi milenial dalam segala bidang. Serta dipercepat dengan mewabahnya virus SARS- CoV-2 yang melanda dunia di tahun 2020. Bermula dari suka dan kemudian jatuh cinta ke seni rupa, itulah passion yang diperoleh Irawan Hadikusumo, pendiri HaDi Art Platform yang merupakan rebranding dari Hadi Gallery yang berdiri sejak 14 Juli 2018.

Pecinta seni rupa ini, terutama seni rupa kontemporer Indonesia, juga merupakan co- founder dari Visma Art Gallery, Surabaya, Indonesia yang didirikan pada tahun 2015. Sumbangsih kegiatan berkesenian juga diwujudkan bersama dengan Rully Anwar mendirikan Komunitas Pararupa, organisasi nirlaba yang fokus dalam bidang edukasi seni rupa kontemporer berupa berbagai art talk, seminar dan webinar yang diselenggarakan secara gratis sejak 2010. Dalam berbagai kegiatan pameran seni rupa, sang collector merasa mempunyai sekutu bernama Seneca yang selalu mendukung dengan wisdom: Luck is what happens when preparation meets opportunity.

HaDi Art Platform berprinsip selalu menghargai proses dalam penciptaan karya seni rupa oleh seniman dimana hasil akhir berupa visual merupakan akibat dari proses penciptaan ini. Bukan sebaliknya yang lebih menitik beratkan aspek pasar seni rupa.

VISI:

Salah satu platform untuk memajukan seni rupa Indonesia.

MISI:

  • Berperan aktif di dalam medan seni rupa kontemporer Indonesia.

  • Menjadi beranda informasi dan pengembangan wacana seni rupa